Assalamu'alaikum Warahmatullah
Akhirnya bisa ngepost lagi. Yes!
Lebay? Mungkin. Tapi setidaknya bagi saya enggak begitu. Kenapa? Hmm mungkin post saya kali ini akan mencoba untuk mengungkap hal-hal yang dianggap tabu menjadi layak untuk diperbincangkan, semua akan dikupas secara tajam setajam... Singlet.
Ehm maaf, maklum jomblo jadi kurang fokus #kodekeras.
Saya adalah seorang mahasiswa jurusan teknik sipil di salahsatu universitas di Jakarta. Sebagaimana telah kita ketahui bersama, fakultas teknik adalah fakultas yang bisa dikatakan cukup "keras" baik ditinjau dari segi materi yang diajarkan, tugas yang diberikan, biaya perkuliahan, dan lain sebagainya. Itulah kenapa fakultas teknik kadang disebut juga sebagai Macan Kampus. Kenapa Macan Kampus? Karena Macan Kemayoran itu julukan untuk klub Persija (tratak dung cess). Banyak spekulasi dan teori yang menjelaskan asal usul julukan Macan Kampus ini, jadi karena belum ada titik temu diantara teori-teori yang ada, kita skip saja pembahasan tentang hal ini.
Sebagai mahasiswa teknik sipil, waktu dan tenaga saya benar-benar terkuras habis. Tugas dan project berdatangan setiap hari tanpa henti. Mungkin hal yang sama dirasakan oleh setiap mahasiswa di setiap jurusan dan fakultas, namun bagi saya yang membedakan antara kami dan mereka adalah intensitas dan kuantitas tugas yang datang serta deadline yang terlalu sempit. Dosen di jurusan saya satu sama lain seakan-akan beranggapan bahwa mereka adalah satu-satunya dosen di semester itu sehingga masing-masing memberikan tugas yang seabrek banyaknya dan wajib dikumpulkan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Kami seringkali menerka apa yang sebetulnya dipikirkan dosen.
"Wah mahasiswa saya pasti sangat bosan, mereka pasti bingung bagaimana menghabiskan waktu luangnya. Kalau saya beri mereka banyak tugas, pasti mereka amat gembira dan berterima kasih pada saya. Ah iya, itu ide yang bagus :)".
"Hmm mahasiswa saya pasti memiliki semangat yang menggebu-gebu dalam menuntut ilmu. Saya tidak boleh membuat mereka kecewa. Baiklah, saya akan memberi mereka tugas yang banyak dan setelah itu saya akan mengadakan post test atau quiz untuk menghibur mereka."
Dan disaat itulah kami mulai berdarah-darah.
Sejak saat itu, jadwal tidur 8 jam/hari terpangkas menjadi paling lama 4 jam/hari atau bahkan 1 jam/hari, tidur sejam juga sekedar "syarat" agar bisa mandi pagi. Gini-gini kita tetap takut kena angin duduk bray :v wkwkwk. Akhirnya seringkali kami "nyolong kesempatan" untuk tidur di kelas (jangan dicontoh gaess). Selain itu jadwal makan pun jadi tak terkontrol. Saya bahkan seringkali sarapan pakai air saja karena harus segera berangkat (T.T). Alhasil kondisi badan pun sering drop, dan sekarang saja post ini saya buat dalam keadaan saya sedang meriang, merindukan kasih sayang, halah. Ya tapi serius, saya di weekend ini malah terbaring lemas setelah menghadapi UTS yang menyita waktu tidur saya (keseringan begadang bray).
Nah ini yang jadi alasan utama saya kenapa jarang ngepost. Pas hari kerja, sibuk kuliah. Pas hari libur, sibuk ngerjain deadline. Hadehh, jadi enggak ada waktu untuk ngepost tulisan di blog. Apalagi waktu buat mikirin kamu, enggak sempat juga...
Kamu, sepatu maksudnya, wk udah satu semester terakhir sepatu-sepatu gak dicuci wkwkwk. Maafkan majikanmu ini ya, hiks hiks.
Yaudah gitu aja sih, gak penting-penting banget kan? Wk
Insya Allah dilanjut lain kali yak!
Terima kasih.
@santoso_rifqi